Press "Enter" to skip to content

Virus Game Judi Online Ternyata Sudah Menyebar Seperti Virus Corona

0 0
Read Time:4 Minute, 4 Second

“MPU Aceh kini mengeluarkan himbauan tentang permainan judi online dan permainan lainnya seperti PUBG dan sejenisnya dibilang haram. Manfaatkan keunikan Aceh, adat istiadat dan hukum Syariah untuk menegakkan agama di Aceh dan selamatkan ciptaan Aceh. “

Virus permainan judi online saat ini kembali mewabah di Aceh. Sementara itu, pemerintah dan pemilik kedai kopi menyerahkan perjudian kepada anak-anak muda ini.

Jika dulu ada permainan judi yang terkenal bernama Zynga Poker, sekarang menjadi permainan perjudian baru dengan nama “Higgs Domino Island-Gaple Qiu Qiu Poker Game gratis yang paling populer di platform Android.

Permainan ini juga populer di kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Namun, Pemerintah Aceh, Dinas Kominfo, dan MPU Banda Aceh bungkam atas fenomena perjudian ini. Hal tersebut dikemukakan oleh Aceh Information & Technology Society (MIT).

“Fatwa sudah ada, permainan judi online ini secara terbuka dimainkan di ruang publik, bahkan para orang tua apatis, tidak sadar anaknya bermain judi setiap hari,” ujar Direktur Eksekutif MIT Aceh Teuku Farhan di Banda Aceh, belum lama ini dalam rilisnya. diterima hidayatullah.com pada Rabu (02/09/2020).

Dijelaskannya, permainan judi online ini seperti virus yang dengan cepat menjadi populer di kalangan pengguna ponsel Android. Dan layaknya virus, game ini memiliki efek menular dan berdampak buruk bagi penggunanya. Mulai dari dampak fisik, finansial hingga psikologis.

Permainan judi dari China ini sangat sederhana dibandingkan dengan permainan perang dan kekerasan sehingga pemain mudah ketagihan dengan efek negatif pada pemainnya, dimulai dari cedera fisik hingga menimbulkan masalah. pikiran untuk menyerang masalah iman. Bahkan, ada pemain yang rela memainkan game ini di kuburan Cina

dengan alasan mencari hoki. Bahkan dalam permainan ini ada istilah “sedekah” yang familiar ditemukan dalam Islam. Memanipulasi seolah-olah game ini terkesan Islami, “kata Teuku Farhan.

Sama seperti permainan judi di dunia nyata, di kasino, uang yang digunakan untuk memainkan permainan ini dengan mudah hilang dalam satu sentuhan. Begitu pula sebaliknya, jika menang akan mendapat untung besar tanpa waktu. Sayangnya, katanya, kedai pulsa dan kedai kopi memfasilitasi perdagangan keripik permainan judi online ini.

Dinyatakan, berdasarkan keterangan seorang mahasiswa yang mengaku tidak tertarik bermain game perang dan jenis lainnya di Android, melainkan hanya sekali. Memainkan game judi Higgs Domino ini bisa membuat ketagihan.

Kecanduan judi diduga melebihi permainan perang dan kekerasan yang juga telah dinyatakan haram oleh Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh (MPU). Di Nepal, katanya, negara mayoritas Hindu secara resmi melarang permainan kekerasan PUBG. Permainan ini telah dinyatakan haram oleh MPU Aceh.

Tapi Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh tidak menghentikannya, membiarkan emas yang dihasilkan dimusnahkan meski ada fatwa fatwa Aceh, sepertinya pemerintah tidak peduli dengan kemauan masyarakat,” jelasnya. Fatwa haram permainan judi online juga telah dikeluarkan oleh MPU Aceh

Ia mengatakan, hal itu diabaikan oleh Pemerintah Aceh, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan alasan menyesatkan masyarakat, yakni tidak bisa diblokir dan kewenangan pusat.

slot-online-terpercaya

Baca juga: Efek Kecanduan Judi Online, Pria di Tasik Nekat Mencuri Pada Dini Hari

Pembodohan publik semacam ini harus dihentikan

Pemerintah Aceh telah diberdayakan untuk mengajukan permohonan izin dari pengguna internet di daerah Aceh untuk melarang game online dan kekerasan dinyatakan sebagai ilegal oleh Aceh MPU karena dianggap ulama dan merupakan kehendak rakyat. tolong keluarkan bos dari Aceh karena tidak mengikuti syariat Islam di Aceh, ”kata Farhan.

Ia menyatakan, aplikasi permainan judi harus diblokir begitu juga dengan situs pornografi, aplikasi NetFlix yang berhasil diblokir dan diminimalkan oleh pemerintah serta aplikasi “Kitab Suci Aceh” yang berhasil diblokir beberapa waktu lalu.

Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Selasa 3 Juli 2018 juga resmi memblokir aplikasi Tik Tok (Kominfo.go.id). Ini dia katakan sebagai bukti bahwa aplikasi apa pun di berbagai platform dapat diblokir.

Pemerintah Seharusnya Tidak Membiarkan Masalah bagi Generasi Muda

Ulama Muda Aceh, Dr. Tgk Amri Fatmi Aziz, Lc didalam menyampaikan khutbah Jum’at di Masjid Agung Baiturrahman Banda Aceh, Jumat (28/8/2020) dengan topik Bahkan disebutkan “identitas islami Aceh” yang secara khusus menegaskan bahaya permainan judi ini bagi generasi mendatang.

Jangan sampai identitas Islam muslim di Aceh hilang karena ketidakpedulian pemerintah dan masyarakat terhadap fenomena permainan judi online yang dilakukan secara terbuka tanpa merasa malu bermain judi.

Anak-anak yang lebih baik menangis di kamar sebanyak yang mereka inginkan daripada kita semua menangisi akhlak buruk anak di masa depan. MPU Kota Banda Aceh diharapkan dapat bertindak untuk memulai pemberantasan perjudian online, ” tanya Ustadz Amri. Sebelum terlambat, dia berharap kepada Pemerintah Aceh khususnya Dinas Aceh Kominfo harus bertindak tegas untuk memblokir permainan judi online yang membuat orang tidak nyaman.

Manfaatkan keunikan Aceh, adat dan syariah sehingga agama di Aceh tetap tegak, untuk menghemat penciptaan Aceh, ”pungkasnya. Sementara itu, Ustadz Fathurrahman mengatakan perjudian dilarang keras Islam karena dampaknya yang luas.

“Risiko berjudi sangat besar, dengan banyak efek negatif. Bisa membuat seseorang malas, berfantasi panjang, egois, susah nasehat, muka kusut, kehilangan tanda-tanda taqwa, keserakahan, akal jadi salah, mencekik khatimah, kalau tidak bertaubat ada bahaya besar, kata Fathurrahman, seorang pendakwah dari Padang, lulusan Tarim., Yaman, yang saat ini mengajar di sebuah pesantren di Malaysia. *

Sumber: Hidayatullah.com

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %